Manado, Kawanuainfo.com – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar sosialisasi dan koordinasi terkait rencana perbaikan jaringan Palapa Ring Tengah Segmen Melonguane–Morotai. Langkah ini diambil menyusul gangguan layanan telekomunikasi yang berdampak pada Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kegiatan yang dilangsungkan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado pada Selasa (28/7/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah BAKTI, Sudarmanto, serta dihadiri oleh jajaran perwakilan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait.

Perbaikan kabel serat optik bawah laut pada segmen Melonguane–Morotai ini terpaksa dilakukan akibat putusnya sebagian serat optik di dalam kabel yang dipicu oleh rangkaian aktivitas gempa bumi tektonik. Kondisi alam tersebut berpotensi mengganggu stabilitas layanan telekomunikasi di kawasan kepulauan terluar, sehingga penanganan cepat dan terpadu menjadi sebuah keharusan.

Dalam forum koordinasi tersebut, Plt. Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE., MM., melontarkan gagasan strategis berupa percepatan pembangunan dan perbaikan segmen Manado–Ondong Siau sebagai jalur alternatif konektivitas. Menurutnya, keberadaan jalur ini sangat krusial untuk mengantisipasi potensi lumpuhnya jaringan apabila terjadi gangguan serupa di masa mendatang, sehingga arus informasi di Sitaro, Sangihe, dan Talaud tetap aman dan terjaga.

Usulan bernas tersebut langsung disambut hangat oleh pimpinan daerah lainnya. Bupati Kepulauan Sangihe dan Bupati Kepulauan Talaud menyatakan kesepakatannya untuk bersama-sama melayangkan permohonan resmi kepada Gubernur Sulawesi Utara. Langkah ini bertujuan agar Pemerintah Provinsi dapat memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Pusat guna mempercepat realisasi pembangunan serta penguatan jaringan Palapa Ring pada segmen Manado–Ondong Siau.

Melalui sinergi ini, BAKTI Komdigi bersama para kepala daerah di wilayah perbatasan berkomitmen untuk mengawal proses restorasi jaringan secara optimal. Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu memastikan layanan komunikasi bagi masyarakat di daerah kepulauan tetap berjalan lancar selama masa pekerjaan berlangsung, sekaligus mewujudkan konektivitas digital yang lebih andal dan berkelanjutan di masa depan.