KawanuaInfo.com — Ada yang menarik ketika ketua satgas perumahan Hasyim Jojohadikusumo menyampaikan program sertifikat tanah gratis yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah indonesia.
Kabar gembira yang disampaikan dalam sambutan Hasyim tersebut juga dibarengi dengan peringatan kepada para bupati dari 15 Kabupaten Kota terkait program tersebut yang tidak dipungut biaya sama sekali.
Menariknya pada momen itu, Hasyim sontak mencari seorang bupati perempuan di Sulawesi Utara (Sulut) dan mewanti-wanti program sertifikat gratis yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto itu biayanya nol rupiah.
“Saya dengar ada bupati dan wali kota yang hadir hari ini, ada ibu ya? ada ya? ada ibu kepala daerah? ya ini program yang sudah disetujui pak Prabowo, disetujui pemerintah yang akan segera dilaksanakan oleh kementerian agraria dan tata ruang bapak Nusron Wahid. So beliau dan jajarannya nanti akan mengukur bidang tanah itu gratis! Itu semua tidak ada biaya bagi rakyat ya?,” tegas Hasyim Rabu, (8/4/2026).
“Rakyat yang punya lahan dapat dijadikan sertifikat itu dapat biaya nol. Gratis semua bapak-bapak, ibu-ibu,” jelas Hasyim.
Ketua satgas perumahan seolah memberikan peringatan serius agar para kepala daerah dapat menjamin betul program pemerintah pusat tersebut yang bebas dari pungli.
Bupati Perempuan
Di Provinsi Sulawesi Utara ada satu orang bupati perempuan yakni bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Chyntia Ingrid Kalangit yang juga terpantau hadir dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh ketua satgas perumahan Hasyim Jojohadikusumo.
Di usia karir sebagai bupati yang masih begitu muda, KawanuaInfo.com telah mencatat bupati Chyntia telah beberapa kali diperiksa Kejaksaan tinggi Sulawesi Utara terkait kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan bencana erupsi gunung api Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Hingga saat ini kasus tersebut masih bergulir di kejaksaan tinggi Sulut.
Hasyim Jojohadikusumo cari bupati perempuan di Sulut
Entah mengapa, ketua satgas perumahan Hasyim Jojohadikusumo memastikan kehadiran bupati perempuan saat menyampaikan sambutan serta mengungkap program pemerintah pusat yang akan segera dilaksanakan di seluruh wilayah indonesia termasuk di daerah-daerah di Provinsi Sulut.
Apakah Hasyim hanya sekedar menyapa ataukah telah mencatat keterkaitan bupati Sitaro itu dengan dugaan kasus korupsi bantuan bencana.
Yang pasti, setelah memastikan kehadiran bupati perempuan, Hasyim dengan tegas mengingatkan seluruh kepala daerah bahwa segala proses hingga penerbitan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat yang merupakan program pemerintah pusat itu benar-benar gratis dan tidak ada beban biaya bagi masyarakat.
(Erga Dirangga)

Tinggalkan Balasan