Kawanuainfo.com – SMAN 1 Amurang menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berwawasan lingkungan melalui terobosan program edukatif pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Mengusung pesan keberlanjutan, institusi pendidikan menengah kebanggaan Amurang ini menggelar gerakan “Menanam Pohon untuk Melestarikan Alam Indonesia”.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Amurang, Swingly Liow, S.Pd., M.Pd., yang secara aktif turun ke lapangan bersama para peserta didik baru SMANSANG.
Kehadiran kepemimpinan sekolah di tengah-tengah para siswa menjadi simbol dedikasi nyata dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan berbasis kelestarian ekologi.
Gerakan penanaman pohon ini sekaligus menjadi bentuk aktualisasi dari arahan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, kepada para kepala sekolah se-Sulut beberapa waktu lalu.
Swingly mengungkapkan, dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa sebagai petarung di garda terdepan pendidikan, loyalitas pada Satu Komando harus dibuktikan lewat karya nyata.
“Kepala sekolah juga didorong untuk terus berinovasi, karena di tangan kepala sekolah yang tangguh, mutu pendidikan dan kualitas SDM Sulawesi Utara akan bangkit memimpin masa depan,” ucap Liow.
Menindaklanjuti pesan kepemimpinan tersebut, SMAN 1 Amurang membuktikannya melalui aksi konkret yang menyelaraskan pembangunan SDM unggul dengan kesadaran menjaga ekosistem alam daerah.
Swingly menambahkan, gerakan ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin pengenalan sekolah, melainkan sebagai fondasi pembentukan karakter siswa baru agar memiliki kesadaran ekologis yang mendalam.
Melalui pendekatan kognitif dan aksi afektif secara langsung, para siswa diajak untuk memahami pentingnya kontribusi aktif terhadap lingkungan global.
“Sekecil apa pun aksi kita hari ini, akan menjadi warisan terbesar untuk bumi esok hari.” Ujar Liow.
Pesan reflektif tersebut menjadi landasan utama penyelenggaraan kegiatan, sekaligus menggarisbawahi peran penting lembaga pendidikan sebagai agen perubahan dalam merespons tantangan iklim dan pelestarian alam nasional.
Aksi penanaman pohon ini sekaligus memperkuat posisi SMAN 1 Amurang sebagai pionir sekolah berwawasan lingkungan di wilayahnya. Sinergi antara manajemen sekolah, staf pengajar, para murid baru, serta arahan strategis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga berintegritas terhadap kelestarian alam Indonesia. (Red)

Tinggalkan Balasan