Manado, Kawanuainfo.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk membantu sosialisasi penambahan anggaran kesehatan, namun dengan syarat target dan peruntukan dana tersebut harus dijabarkan secara transparan dan berbasis data yang akurat.
Pernyataan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Sulut dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut beserta jajarannya di ruang rapat Komisi IV, Senin (8/9/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Dra. Vonny Paat, didampingi Wakil Ketua Komisi IV Louis Schramm, serta dihadiri anggota dewan lainnya seperti Cindy Wurangian, Billy Lombok, Julietha P. Runtuwene, dan Vionita Kuera.
Mengawali rapat, Vonny Paat menyampaikan ucapan selamat kepada dr. Lidya Tulus atas amanah baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Sulut. Selanjutnya, Plt. Kadis Kesehatan bersama para kepala rumah sakit, kepala UPTD, dan kepala laboratorium memaparkan progres kerja serta usulan plafon anggaran yang disesuaikan dengan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2026.
Dalam sesi pendalaman, jajaran Komisi IV melontarkan sejumlah kritik dan masukan konstruktif. Wakil Ketua Komisi IV Billy Lombok menyoroti alokasi tambahan anggaran sebesar Rp268 miliar pada Perubahan APBD 2026. Ia menilai sektor kesehatan mendapat perlakuan istimewa dari Gubernur dan Wakil Gubernur demi pelayanan optimal kepada masyarakat, kendati SKPD lain harus menghadapi efisiensi anggaran.
Meski demikian, DPRD meminta Dinkes serius menyoroti sejumlah indikator krusial seperti angka kematian ibu, 403 kasus kematian bayi, serta prevalensi stunting di Sulut yang masih berada di atas rata-rata nasional. Sorotan tajam juga diarahkan pada efisiensi belanja pegawai, pemerataan tenaga medis, hingga optimalisasi fasilitas RS ODSK dan RS rujukan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur RS ODSK dr. David menyampaikan apresiasi atas atensi dan arahan legislatif. Pihaknya siap menjadikan kritik dan saran ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi.
Menutup RDP, Vonny Paat menegaskan bahwa Komisi IV siap mengawal dan membantu sosialisasi usulan anggaran tersebut, selama perencanaan yang diajukan memiliki indikator dan capaian yang jelas.
“Kadis berulangkali menyampaikan butuh support dari Komisi IV secara terbuka, namun persyaratannya adalah data. Apalagi kebetulan mayoritas anggota Komisi IV juga masuk di Badan Anggaran DPRD,” pungkas Vonny Paat.
Penulis : Karel
Editor : Candle

Tinggalkan Balasan