Kawanuainfo.com — SMKN 6 Manado mempertegas posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan dengan menggelar peringatan HUT ke-17 yang dirangkaikan dengan peresmian Technopark Publik Mini di Aula Sekolah pada Rabu (2/9/2026). Momentum bersejarah ini menjadi pijakan penting sekolah dalam memperkuat kurikulum berbasis industri dan inovasi siswa.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Join Entiman, S.S., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Prov. Sulut.

Dalam sambutannya, Join Entiman memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian SMKN 6 Manado di usianya yang ke-17. Ia menekankan pentingnya kesiapan siswa menghadapi tantangan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Angka 17 menandakan kedewasaan dalam berpikir, bertindak, dan bekerja. Ini harus menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMKN 6. Anak-anak harus dibekali skill dan keterpaduan keahlian. Tidak cukup hanya menguasai satu konsentrasi; skill adalah modal utama untuk bersaing,” tegas Join Entiman mengutip arahan Gubernur Sulawesi Utara agar lulusan SMK mampu bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha.

Technopark dan Inovasi Vokasi Berbasis Industri

Kepala SMKN 6 Manado, Altje Salele, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penetapan Technopark Publik Mini merupakan wujud nyata dedikasi tenaga pendidik dalam menerapkan model pembelajaran Teaching Factory (TeFa) yang terintegrasi dengan standar industri.

  • Penguatan Identitas Vokasi: Menghadirkan atmosfer industri secara nyata di lingkungan sekolah agar proses belajar tidak berpola layaknya sekolah menengah atas umum.
  • Keunggulan Jurusan: SMKN 6 Manado memiliki Program Keahlian Asisten Laboratorium Medik—jurusan langka yang hanya ada dua di Indonesia dan menjadi satu-satunya di Sulawesi Utara.
  • Dukungan Nasional: Terpilih sebagai salah satu dari 31 SMK se-Indonesia (dan satu dari enam sekolah di Sulut) penerima bantuan fasilitas laboratorium dari Bappenas.

Relevansi Industri dan DUDI

Dari total 837 siswa aktif, sekitar 300 siswa saat ini tengah menjalani program magang industri, salah satunya di Rumah Sakit Siloam. Tidak hanya pada bidang kesehatan dan teknik, efektivitas Teaching Factory juga diterapkan pada Jurusan Perkantoran dan Akuntansi yang kini aktif menghasilkan produk UMKM secara mandiri.

Peresmian Technopark Publik Mini oleh Kabid Pembinaan SMK Dikda Sulut ini menjadi bukti komitmen SMKN 6 Manado dalam mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi, inovatif, dan siap kerja. (Red)