Kawanuainfo.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai upaya pemberantasan serta pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sulut. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan diskusi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut dan Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Anti Narkoba Garda Nusantara Sulut, Selasa (20/10/2026).

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, serta didampingi sejumlah pejabat teras Pemprov Sulut, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johnny A. Suak dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut Clay Dondokambey.

Dalam arahannya, Sekprov Sulut Tahlis Gallang menyatakan bahwa jajaran pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh urusan dan program strategis BNN demi membebaskan masyarakat Sulut dari bahaya narkoba.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap mem-back up penuh segala urusan yang berkaitan dengan upaya pemberantasan narkoba dan mendukung pelaksanaan program-program dari BNN,” tegas Tahlis.

Jajaran BNN P Sulut yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol Jemmy G. Suatan, menyambut positif komitmen pemerintah daerah serta keterlibatan aktif elemen masyarakat. Brigjen Pol Jemmy mengapresiasi tinggi inisiatif dan gerakan relawan seperti Garda Nusantara yang ikut mengambil peran dalam memerangi peredaran gelap narkoba.

Sementara itu, Ketua Garda Nusantara Sulut, Miracle M. Sengkey, yang hadir didampingi Wakil Ketua Wiranto, memaparkan program unggulan organisasi mereka yang bertajuk “Sejuta Relawan Anti Narkoba”.

Miracle menjelaskan, program ini dirancang sebagai langkah nyata membangun jaringan agen anti narkoba yang masif guna menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Utara, termasuk menyasar generasi muda di lingkungan sekolah.

“Program sejuta relawan anti narkoba ini merupakan upaya nyata kami untuk membentuk jaringan agen anti narkoba hingga ke tingkat pelajar, sehingga kita dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba secara efektif di Sulut,” ujar Miracle.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penguat sinergi tripartit antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat dalam menciptakan Provinsi Sulawesi Utara yang bersih dari narkoba (Bersinar).