Kawanuainfo.com – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) terus mematangkan persiapan menghadapi arus mudik, demi keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat di Lebaran tahun ini.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I Sulut, Ringgo Radetyo mengungkapkan, sejumlah persiapan terus dilakukan, seperti menjaga fungsionalitas jalan lewat perbaikan infrastruktur, serta pengadaan alat berat hingga penyediaan posko sebagai upaya mitigasi bencana.

Saat ini sebanyak lima posko telah disiagakan disejumlah titik-titik utama, salah satunya di ruas jalan Manado-Tomohon yang dikenal rawan bencana.

Pembenahan infrastruktur jalan pun terus dilakukan BPJN Sulut, dimana kata Ringgo, saat ini pihaknya telah melakukan penambalan ratusan jalan berlubang yang berada di wilayah kerja BPJN Sulut.

“Dalam rangka persiapan lebaran ini kita menjaga agar jalan ini tetap fungsional dengan cara kita lakukan kegiatan penambalan jalan berlubang, secara total di wilayah kerja satker PJN 1 Sulut dari 638 kilometer kita sudah selesaikan kurang lebih sekitar lebih dari empat ratus lubang,” jelas Ringgo saat ditemui awak media di posko BPJN, Sabtu (14/3/2026).

“Namun seiring berjalannya waktu masih ada lagi lubang-lubang baru yang muncul yang sedang kita proses juga sekarang penanganannya, namun yang lebih penting kita jadikan jalan ini fungsional,” tuturnya.

Ringgo menambahkan, sebagai upaya mitigasi bencana, sejumlah personil dan alat berat pun disiagakan di posko-posko guna memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.

“Alat berat yang kita sediakan disini ada tiga alat berat utama yaitu ada loader, mini excavator, dan dump truck, secara total di wilayah kerja satker PJN 1 Sulut kita menyiagakan 18 unit peralatan untuk penanganan darurat, serta personil yang kita siagakan selama H-7 sampai H+7 secara total 57 personil,” terangnya.

Ringgo berharap meskipun terjadi peningkatan pengguna jalan, arus mudik tetap berjalan lancar.

Bila terjadi kemacetan, pihaknya akan segera lakukan pengecekan guna memastikan penyebab kemacetan bukan karena kondisi jalan yang kurang baik.

Ia pun menghimbau agar masyarakat tetap tertib dan berhati-hati dalam berkendara, khususnya saat melintas di titik-titik jalan yang sedang dalam perbaikan.

“Dimohon kehati-hatiannya dalam berkendara, dikarenakan kondisi cuaca saat ini ekstrem dan lalu lintas yang meningkat jelang lebaran ini, dan hindari juga kondisi dimana saat ini ada beberapa pekerjaan kita yang berlangsung tapi disitu kita pastikan ada rambu-rambu yang kita pasang, harapannya tetap hati-hati,” imbau Ringgo. (Redaksi)