Kawanuainfo.com – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (UNIMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Yayasan Pendidikan Kristen Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah berbagi pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi kelembagaan melalui penandatanganan kerja sama dan pengembangan kolaborasi berkelanjutan.

Mengangkat tema Penguatan Literasi Digital bagi Orang Tua dalam Mendampingi Anak di Era Digital, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pendampingan anak dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijaksana, aman, produktif, dan bertanggung jawab. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, orang tua memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter, mengawasi aktivitas digital anak, serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat di rumah.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua jenjang pendidikan, tingkat SMP dan SMA materi disampaikan oleh Dr. Richard D.H. Pangkey, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FIPP UNIMA, Dr. Margareta Oktavia Sumilat, M.Pd., Ketua Jurusan Pendidikan Dasar FIPP bersama Tiyas Abror Huda, S.Pd., M.Pd.

Oplus_16908288

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi keluarga di era digital, mulai dari penggunaan media sosial, paparan informasi yang tidak terverifikasi, keamanan data pribadi, hingga pentingnya membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai strategi praktis dalam mendampingi anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, mengembangkan kreativitas, dan membangun karakter positif di era digital.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam mendampingi anak menggunakan gawai dan media digital. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan teknologi.

Selain kegiatan edukasi, nenurut Dr. Richard Pangkey,M Pd, FIPP UNIMA bersama Yayasan Pendidikan Kristen GMIBM juga melaksanakan penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan. Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi guru, pendampingan sekolah, hingga program-program inovatif lainnya yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Pada kesempatan yang sama, tim FIPP UNIMA turut melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan memperkenalkan berbagai jalur pendidikan yang tersedia di FIPP UNIMA, khususnya melalui program Baku Beking Pande (B2P) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Sosialisasi ini memberikan informasi kepada para guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur yang lebih fleksibel, tanpa mengabaikan kualitas akademik yang menjadi ciri khas UNIMA.

Tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai pengembangan kerja sama jangka panjang antara FIPP UNIMA dan Yayasan Pendidikan Kristen GMIBM. Berbagai peluang kolaborasi dibahas, antara lain pelaksanaan pelatihan dan workshop bagi guru, pendampingan pengembangan sekolah, penelitian bersama, program pengabdian kepada masyarakat, praktik lapangan mahasiswa, hingga berbagai kegiatan akademik lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Bolaang Mongondow.

Oplus_16908288

Salah seorang peserta menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi para orang tua saat ini.

Kami sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Materinya sangat mudah dipahami dan sesuai dengan tantangan yang kami hadapi sehari-hari sebagai orang tua. Kami memperoleh banyak pengetahuan baru tentang cara mendampingi anak menggunakan teknologi digital secara bijaksana. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ungkap salah seorang peserta.

Apresiasi juga disampaikan oleh pihak Yayasan Pendidikan Kristen GMIBM yang menilai bahwa kehadiran FIPP UNIMA memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan di lingkungan yayasan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim FIPP UNIMA yang telah hadir dan berbagi ilmu kepada guru maupun orang tua di lingkungan yayasan kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Kami juga menyambut baik penandatanganan kerja sama yang menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas. Kehadiran FIPP UNIMA benar-benar memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kristen GMIBM. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar perwakilan Yayasan Pendidikan Kristen GMIBM.

Melalui kegiatan ini, FIPP UNIMA kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperkuat kompetensi guru, orang tua, dan peserta didik dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas orang tua dan penguatan ekosistem pendidikan, Tujuan 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, serta Tujuan 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan literasi digital yang mendorong penggunaan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan beretika. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, FIPP UNIMA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia. (*/Red)