Kawanuainfo.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menunjukkan komitmen kuat dalam menuntaskan persoalan ketimpangan energi di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui langkah cepat sang Gubernur yang mengawal langsung percepatan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) Tahun 2026 demi membuka akses listrik di wilayah terpencil dan kepulauan.

​Keseriusan tersebut ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara Gubernur Yulius bersama General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo pada Rabu (3/6/2026). Pertemuan ini digelar khusus untuk membahas eksekusi perluasan jaringan listrik berdasarkan penugasan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

​”Kita tidak boleh membiarkan ada warga Sulawesi Utara, terutama mereka yang berada di pulau-pulau terluar dan desa terpencil, terus berada dalam kegelapan dan tertinggal dari kemajuan. Kehadiran listrik adalah jantung dari keadilan sosial,” tegas Gubernur Yulius, Rabu (3/6/2026).

​Untuk memastikan proyek strategis nasional ini berjalan tanpa hambatan, Gubernur Yulius memberikan jaminan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara. Ia menegaskan akan memangkas jalur birokrasi dan mempercepat seluruh proses perizinan yang dibutuhkan oleh pihak PLN.

​Selain masalah administrasi, mantan jenderal bintang dua ini juga berkomitmen turun tangan langsung memfasilitasi penyelesaian izin Right of Way (ROW) atau pembebasan jalur jaringan, serta penyediaan hibah lahan untuk pembangunan infrastruktur logistik penunjang.

​Sikap progresif Gubernur Yulius juga terlihat dari kesiapan Pemprov Sulut dalam memberikan dukungan teknis di lapangan. Menyadari beberapa lokasi memiliki topografi yang ekstrem, ia menyatakan siap mengerahkan bantuan alat berat serta membuka akses jalan dan jembatan agar tahapan konstruksi tidak tertunda.

​Sebagai solusi konkret untuk wilayah kepulauan yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional, Gubernur Yulius dan PLN sepakat untuk segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, yaitu Desa Beeng Darat, Desa Kahakitang, dan Desa Para.

​Berdasarkan rencana kerja, proyek perluasan jaringan listrik massal ini akan dilaksanakan dalam dua tahapan utama, meliputi pembangunan di 82 lokasi pada Tahap I dan dilanjutkan di 14 lokasi pada Tahap II.

​Melalui sinergi yang kokoh dengan PLN UID Suluttenggo, Gubernur Yulius optimis target elektrifikasi menyeluruh di Bumi Nyiur Melambaikan dapat segera tercapai sebagai bentuk pelayanan nyata pemerintah kepada masyarakat bawah. Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut. (*)