Kawanuainfo.com — Fajar baru bagi peta perpolitikan di Sulawesi Utara (Sulut) mulai menyingsing.

Di bawah nakhoda kepengurusan yang baru, DPD Partai Hanura Sulut secara resmi meluncurkan langkah strategisnya melalui rapat perdana dan pembekalan pengurus yang digelar megah pada Jumat (3/7/2026).

Momentum ini menjadi genderang perang awal Hanura untuk merebut kembali masa kejayaannya di bumi nyiur melambai.

​Salah satu sorotan utama dalam struktur anyar ini adalah kekuatan barisan srikandi (perempuan) partai yang berada di lini terdepan. Bendahara DPD Partai Hanura Sulut, Felmy Jackline Pelleng, menegaskan bahwa Hanura kini tampil lebih inklusif dan kokoh dengan terpenuhinya syarat regulasi, bahkan melampaui ekspektasi yang ada.

​”Untuk keterwakilan perempuan 30 persen, semuanya sudah terpenuhi di struktur. Bahkan saat ini sudah masuk 30 persen lebih, jadi semua potensi srikandi kita sudah terakomodir dengan sangat baik,” ujar Felmy dengan nada optimis saat ditemui wartawan usai rapat.

​Keterlibatan aktif kaum perempuan yang masif ini diakui Felmy menjadi suntikan moral dan energi baru yang luar biasa.

Felmy, yang merupakan mantan politisi berpengalaman, mengakui bahwa magnet kepemimpinan Ketua DPD Hanura Sulut, Apriano Ade Saerang, serta dorongan dari Sekjen DPP Hanura, Benny Rhamdani yang juga merupakan putra asli daerah, menjadi alasan utama mengapa barisan tangguh ini menyatukan visi di dalam Hanura.

Kehadiran figur-figur petarung ini memperkuat keyakinan Hanura Sulut untuk memasang target tinggi dan melakukan ekspansi kursi parlemen secara masif di seluruh tingkatan pada pemilu mendatang.

​”Targetnya Hanura harus bangkit dan merebut kembali kejayaan. Kita tahu dulu Hanura di Sulut memiliki posisi yang sangat diperhitungkan dengan raihan banyak kursi. Sekarang, dengan jajaran pengurus baru yang solid, kami siap berjuang bersama untuk menjemput kemenangan itu lagi,” tegasnya lagi.

Secara gamblang, Felmy membeberkan peta sasaran yang akan ditaklukkan oleh Partai Hanura Sulut.

Mereka tidak lagi hanya bermain aman di tingkat lokal, melainkan membidik target besar di semua tingkatan legislatif.

​”Kami menargetkan punya kursi lebih banyak di DPRD Kabupaten/Kota, mengamankan posisi di DPRD Provinsi, dan yang paling utama, srikandi dan seluruh kader siap berjuang habis-habisan untuk mendapatkan kursi di DPR RI (Senayan),” pungkas Felmy. (Vil)