Postingan Foto Yang Sempat Viral di Sosial Media (Info Foto. Istimewah)
Manado, Kawanuainfo.com – Jagat maya Sulawesi Utara (Sulut) dihebohkan oleh sebuah unggahan di grup Facebook Sulut Viral yang mengkritik pelaksanaan Hari Persatuan (HAPSA) Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Unggahan tersebut mengeklaim bahwa kondisi P/KB GMIM saat ini “sedang tidak baik-baik saja” terkait pelaksanaan lomba Baca Mazmur Seri B.
Menanggapi polemik yang telanjur viral tersebut, Ketua Umum Panitia HAPSA P/KB GMIM, Jimmy Gosal, memilih langkah menyejukkan. Dirinya menegaskan tidak ingin mencari siapa yang salah ataupun benar, melainkan fokus menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Berdasarkan unggahan yang beredar, sorotan tajam diarahkan pada pelaksanaan lomba di GMIM Betania Teling Tingkulu yang bertindak sebagai Venue 1. Penulis unggahan menilai jumlah peserta yang tampil di lokasi tersebut tidak proporsional dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
Muncul pula tudingan bahwa Kelompok Kerja (Pokja) Baca Mazmur dan Panitia Umum sengaja melimpahkan sebagian besar peserta ke Venue 2 demi kepentingan tertentu, hingga isu adanya intervensi kekuasaan.
Menyikapi riuh di media sosial, Jimmy Gosal langsung angkat bicara untuk meredam situasi. Dengan penuh kerendahan hati, ia menyampaikan permohonan maaf terbuka, khususnya kepada panitia lokal.
“Kita sampaikan kepada Badan Pekerja, permohonan maaf kepada panitia. Kita nda mo (tidak mau) cari siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi torang (kami) Panitia Umum akan melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) torang,” ujar Gosal, Senin (8/6/2026).
Secara khusus, Gosal juga menitipkan pesan permohonan maaf untuk jemaat setempat. “Tolong sampaikan kepada teman-teman Panitia Lokal di Betania, saya mewakili panitia dengan penuh kerendahan diri torang minta maaf,” tambahnya.
Demi meluruskan polemik dan menjaga keharmonisan pelayanan, Jimmy Gosal memastikan tidak akan tinggal diam. Saat dikonfirmasi via telepon pada Selasa (9/6/2026), ia menyatakan telah berkomunikasi dengan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Betania untuk menyelesaikan miskomunikasi yang terjadi.
”Saya sudah sampaikan dan jelaskan kepada BPMJ Betania di telepon sejak kemarin hari, saling konfirmasi dan menjelaskan soal miskom-nya di mana,” jelas Gosal.
Lebih lanjut, Ia menegaskan komitmennya untuk datang langsung bersilaturahmi ke Jemaat GMIM Betania Teling Tingkulu dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keterbukaan seorang pemimpin.
”Jadi, kami masih dalam tahap menyelesaikan prosedur administrasi dari kegiatan. Jika semua sudah rampung, maka saya akan datang langsung ke Gereja Betania untuk meminta maaf langsung atas polemik yang sudah terjadi,” pungkas Gosal.
(Can).

Tinggalkan Balasan