Kawanuainfo.com – Gubernur Yulius Selvanus resmi melepas keberangkatan jamaah haji Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (28/4/2026).
Bertempat di Aula Gedung Serbaguna Asrama Haji Transit Manado, total 394 jamaah haji dilepas secara simbolis oleh Gubernur Yulius, yang rencananya akan bertolak menuju embarkasi Balikpapan pada Sabtu (2/5/2026) dini hari.
Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Pemerintah Provinsi Sulut bersama DPRD terus berupaya agar umat Muslim di Sulut mendapatkan kemudahan dalam melaksanakan Ibadah Haji.
“Kami Pemerintah Provinsi dan DPR punya cita-cita, dan itu sudah kita masukan di RPJMD untuk cita-cita kami, bahwa Sulut akan menjadi debarkasi dan embarkasi haji di Indonesia Timur,”
Hal tersebut kata Gubernur, sudah dalam perencanaan di Kementerian Pusat, sedangkan persiapan administrasi serta lapangan sudah dilakukan Pemerintah Provinsi.
“Ini dalam rangka juga salah satunya untuk mendukung bagaimana debarkasi embarkasi haji ini kita tidak susah-susah lagi membuang waktu, membuang biaya kita harus ke Kalimantan dulu, cost lagi keluar,” jelas dia.
“Bayangkan kalau debarkasi embarkasi itu ada disini, maka ada ekonomi yang bergerak juga, ada kenyamananan juga baik bagi calon jamaahnya, keluarganya, termasuk Gubernur,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius pun mengingatkan agar para jamaah haji khususnya para lansia, untuk terus mengutamakan kesehatan dan saling menjaga satu sama lain.
“Kalau tadi ada lansia, saya lansia juga loh, yang usia 88 tadi jaga kesehatan, yang lansia-lansia masih kuat seperti Gubernur mari kita saling menjaga, karena disana suhunya bisa sampai 45 derajat, ini tidak main-main,” pesan Gubernur Yulius.
Suasana acara pelepasan pun terasa semakin hangat saat Gubernur Yulius menjawab kekhawatirannya sendiri, memikirkan para jamaah haji dalam menghadapi cuaca panas.
Sederhana namun sarat makna kasih sayang yang besar terhadap warganya, Gubernur Yulius secara spontan menyumbangkan kipas angin portable bagi semua jamaah haji yang akan berangkat.
“Teknologi sudah canggih, sudah bisa pakai kipas angin yang pakai baterai, usahakan masing-masing punya, kalau gak punya nanti kita carikan,” ucapnya.
“Yang nggak punya siapa, angkat tangan? Harganya berapa ya? 50? Yasudah saya belikan semua deh, saya bekali kipas angin, nanti kalau disana ingat terus pak Gubernur ya,” sambung Gubernur Yulius disambut tawa girang dan tepuk tangan para jemaah haji.
Selain itu, Gubernur pun berpesan agar jamaah haji asal Sulawesi Utara terus menjaga kekompakan dengan jamaah haji Indonesia lainnya.
Ia mengatakan, dengan semangat nasionalisme, persatuan antar umat dalam menjalankan ibadah pun akan terus terjalin.
Satu hal yang tak lupa dititipkan Gubernur Yulius kepada para jamaah, agar dapat mendoakan Sulawesi Utara saat melaksanakan ibadah di tanah suci.
“Titip doa buat Sulawesi Utara,” tuturnya.
(Red)

Tinggalkan Balasan