Kawanuainfo.com — Rangkaian kegiatan Festival Sulut Sehat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3 resmi ditutup pada Sabtu (7/11/2026).

Penutupan perhelatan akbar ini dilakukan secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E.

Acara penutupan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 yang mengusung tema besar ‘Sehat untuk Semua serta sub-tema ‘Sulut Sehat Satu Komando’.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr. Lidya Tulus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan festival yang berlangsung selama tiga hari sejak 5 November 2026 tersebut.

Ia menjelaskan bahwa tema ‘Sulut Sehat Satu Komando’ merefleksikan keselarasan serta koordinasi yang kuat antar-mitra pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan sektor kesehatan.

“Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah menyediakan ruang pelayanan kesehatan di sini sudah dilaksanakan cek kesehatan gratis oleh berbagai fasilitas kesehatan yang ada, baik laboratorium, klinik pratama, klinik utama, maupun rumah sakit terbaik se-Sulawesi Utara, baik milik pemerintah, TNI/Polri, maupun rumah sakit swasta, semua sudah berkolaborasi bersama,” ujar dr. Lidya.

Lebih lanjut, dr. Lidya menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan kesehatan ini sejalan dengan arahan langsung dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

“Sesuai dengan pesan yang selalu disampaikan Bapak Gubernur yang kita cintai dan kita banggakan, Bapak Mayjen TNI Purnawirawan Yulius Selvanus, S.E., di mana beliau di mana pun berada selalu menyampaikan fasilitas kesehatan itu harus dekat, cepat, dan juga bermutu, sehingga masyarakat Sulawesi Utara dapat menikmati layanan kesehatan seperti masyarakat di provinsi lain se-Indonesia,” tegasnya.

Festival Sulut Sehat 2026 mencatatkan partisipasi dari 62 peserta dan mitra yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori, mulai dari rumah sakit pemerintah dan swasta, dinas kesehatan, lembaga pengawas, perusahaan, organisasi profesi, hingga institusi pendidikan kesehatan.

Gelaran ini berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan cek kesehatan gratis. Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara selama tiga hari pelaksanaan menjadi bukti nyata kesadaran dan kepedulian warga Sulawesi Utara yang semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga.