Minsel, kawanuainfo.com – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (UNIMA) menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.
Kali ini FIPP UNIMA khususnya prodi Psikologi, mengadakan kegiatan Psikoedukasi kepada para kader posyandu dan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di Desa Motoling, Selasa (11/11/2025).
Kepada awak media kawanuainfo.com Dekan FIPP UNIMA Dr. Aldjon Nixon Dapa, M.Pd mengungkapkan, hal ini merupakan wujud nyata prodi Psikologi FIPP UNIMA melaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu implementasi akademik dalam menerapkan ilmu psikologi secara langsung.
“Untuk menjawab permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya di Desa Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini difokuskan pada pemberdayaan dua kelompok penting, yaitu kader Posyandu dan kader Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial di tingkat desa.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Motoling Hesky Karundeng mengaku sangat bangga akan penyelenggaraan program pengabdian masyarakat Prodi Psikologi FIPP UNIMA ini.
“desa Motoling bisa merasakan program yang diselenggarakan oleh Prodi Psikologi FIPP UNIMA dengan harapan kerjasama ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Karundeng.
Pengabdian kepada masyarakat ini juga selaras dengan slogan FIPP UNIMA KOMPAK untuk Berdampak dalam menjalankan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kesejahteraan masyarakat.
Koordinator Program Studi Psikologi UNIMA, Sinta Kaunang yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah agar para kader memiliki pengetahuan dan keterampilan psikologis yang memadai, yang dapat mendukung efektivitas mereka dalam memberikan layanan kepada masyarakat desa, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai agen perubahan sosial yang mampu mempromosikan gaya hidup sehat, aman, dan sejahtera.
“Untuk memberikan edukasi mengenai aspek psikologis para peserta posyandu mulai dari ibu hamil, balita, remaja hingga lansia kepada para kader.” Ungkap Kaunang.
Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni terbentuknya modul pelatihan berbasis psikologis yang dapat digunakan secara berkelanjutan di desa, serta rekomendasi tindak lanjut program pemberdayaan kader di wilayah tersebut.
Grice Mamesa, salah satu peserta psikoedukasi ini mengharapkan, dampak dari kegiatan ini dapat meningkatkan perhatian masyarakat terhadap Kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis bagi seluruh warga desa motoling, bahkan dapat lebih luas lagi hingga ke desa-desa yang ada di kecamatan Motoling.
Kegiatan ini melibatkan Para Kader Posyandu dan Kader perlindungan Perempuan dan Anak bersama perangkat desa serta Hukum Tua Desa Motoling, juga sejumlah mahasiswa Program Studi Psikologi FIPP UNIMA. (Red)

Tinggalkan Balasan