KawanuaInfo.com — Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis, (2/4/2026) telah meninggalkan duka yang mendalam bagi sebagian besar masyarakat Sulut.

Gempa tersebut telah mengguncang gedung KONI Sulut hingga menelan satu korban jiwa akibat tertimpa material bangunan.

Apa penyebab terjadinya gempa hingga meruntuhkan gedung KONI tersebut?

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun KawanuaInfo.com, gempa terjadi di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pada Kamis pagi, akibat aktivitas deformasi kerak bumi.

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

(Erga Dirangga)