Sulut, kawanuainfo.com – Industri fashion Sulawesi Utara mendapat warna baru dengan kemunculan ICONV Model Agency, agensi model yang langsung mencuri perhatian publik karena misi besarnya dalam menggabungkan dunia fashion dengan kampanye kemanusiaan dan inklusi disabilitas.
ICONV, akronim dari Iconik dan Viral, hadir dengan konsep bahwa model tidak hanya berfungsi sebagai figur estetis, tetapi juga sebagai duta solidaritas. Melalui penampilan mereka, ICONV menonjolkan pesan tentang pentingnya kesetaraan, keberagaman, serta kepedulian terhadap penyandang disabilitas.
Pada debutnya, ICONV tampil menggunakan produk lokal Distro Teefees dan Batik Minahasa, menegaskan dukungan terhadap UMKM dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Penampilan ini mendapat apresiasi dari tamu undangan karena menampilkan perpaduan busana modern dan tradisional yang kuat secara visual dan makna.
Dukung Misi Inklusi Disabilitas
Keterlibatan ICONV dalam event Sulut Inklusi Impact Summit 2025 dinilai strategis. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 serta menyambut Natal, dengan menggabungkan edukasi, ekonomi kreatif, hiburan, dan aksi sosial.
Program ini mengangkat lima fokus utama:
- Kesetaraan bagi penyandang disabilitas
- Ruang ekspresi dan kesempatan kerja
- Inklusi sosial melalui Charity Natal
- Pemberdayaan UMKM dan komunitas lokal
- Kolaborasi lintas komunitas, pemerintah, dan pelaku usaha
Kehadiran ICONV memperkuat pesan acara bahwa dunia fashion dapat berperan dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Para model menampilkan catwalk bertema solidaritas yang menggambarkan pentingnya ruang sosial yang setara tanpa diskriminasi.
Bangun Ekosistem Fashion Profesional
ICONV Model Agency juga mengumumkan rencana pengembangan talenta melalui pelatihan modeling, fashion show, akting, dan foto model. Agensi ini menargetkan penciptaan model-model profesional yang siap bersaing di industri kreatif lokal hingga nasional.
Pihak manajemen ICONV menegaskan bahwa mereka ingin menghadirkan standar baru dalam fashion Sulawesi Utara, sekaligus menjadikan fashion sebagai medium untuk menyampaikan pesan sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa model dapat berperan lebih dari sekadar tampil di atas panggung. Mereka dapat menjadi agen perubahan,” demikian pernyataan resmi manajemen.
Dengan kehadiran ICONV, Sulawesi Utara dinilai semakin menunjukkan komitmennya menuju wilayah yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Agensi ini diprediksi menjadi salah satu kekuatan baru dalam dunia fashion daerah yang memadukan kreativitas, profesionalisme, dan kepedulian sosial. (***)

Tinggalkan Balasan