Manado, kawanuainfo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Amir Liputo, menggelar Reses III masa persidangan pertama tahun 2025, Rabu (3/12/2025).

Dalam masa reses kali ini, Amir menemui konstituen di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado, guna menyerap aspirasi warga.

Dalam sambutannya, politisi PKS itu menjelaskan tiga fungsi Anggota Legislatif.

“Tugas anggota dewan itu ada tiga, yang pertama itu membuat peraturan, namanya Perda, dan Perda ini tidak boleh bertentangan dengan peraturan diatas,” paparnya.

Amir menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa Perda yang dibuat oleh DPRD Sulut.

“Kita sudah ada Perda perlindungan fakir miskin. Kalau bapak ibu fakir miskin tidak mampu bayar pengacara dalam berperkara boleh melapor, pengacaranya ditanggung oleh pemerintah Sulawesi Utara, ini untuk melindungi hak-hak warga masyarakat,” terangnya.

Perda yang kedua tambah Amir, yakni Perda Pendidikan, dimana salah satu didalamnya menyebutkan anak usia sekolah tidak boleh tidak bersekolah.

Hal itu kata Amir, merupakan bagian penting yang selaras dengan harapan Presiden Prabowo agar tidak ada lagi anak yang tidak sekolah di Indonesia.

“Tidak ada alasan lagi tidak ada uang atau apa, kalau ada anak usia sekolah yang tidak sekolah, yang ditangkap itu orang tuanya,” jelas Amir.

Selain itu, Amir mengungkapkan ada salah satu Perda yang tak kalah penting yakni Perda Disabilitas, yang telah diprakarsai DPRD Sulut.

Lanjut Amir, tugas anggota legislatif yang kedua yakni melaksanakan fungsi anggaran, sedangkan tugas ketiga melakukan pengawasan.

Usai sambutan, Amir membuka sesi dialog, guna mendengarkan keluh kesah warga Ternate Baru.

Sebanyak 8 orang menyampaikan beragam aspirasi kepada anggota fraksi PDIP DPRD Sulut itu, diantaranya terkait infrastruktur, pelayanan kesehatan serta permohonan bantuan bagi Masjid masyarakat setempat.

“Aspirasi yang disampaikan konstituen ini akan kita sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulut agar dapat ditindaklanjuti dan bisa direalisasikan sesuai harapan masyarakat,” ungkapnya.

Perihal bantuan karpet untuk Masjid sesuai yang disampaikan salah seorang peserta reses, Aba Amir begitu ia akrab disapa, mengatakan akan segera menindaklanjuti hal tersebut dengan anggaran pribadinya.

“Dalam waktu dekat ini akan ditindaklanjuti, sesuai dengan kemampuan, yang paling penting disyukuri dan menjadi berkah bagi seluruh warga,” terang Sekretaris Komisi III DPRD Sulut itu. (Redaksi)