Minsel, kawanuainfo.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Stella Marlina Runtuwene melaksanakan kegiatan reses III masa persidangan pertama tahun 2025.
Legislator dapil Minsel-Mitra itu memanfaatkan masa reses kali ini dengan menemui konstituennya di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (1/12/2025), guna menyerap aspirasi.
Stella mengatakan, pertemuan dengan konstituen merupakan hal wajib bagi dirinya sebagai anggota legislatif yang dipilih masyarakat.
“Kita sebagai wakil rakyat yang dipilih untuk menjadi penyambung lidah masyarakat tentunya wajib untuk turun bertemu dan mendengarkan apa saja yang menjadi kebutuhan mereka,” jelas srikandi Partai Nasdem itu.

Ia menambahkan, ruang kerja seorang wakil rakyat, sesungguhnya terlihat dalam masa reses seperti saat ini, berdialog dan menampung aspirasi masyarakat untuk dijadikan pokok pikiran anggota DPRD.
“Kalau kita tidak dekat dengan masyarakat, bagaimana kita bisa tau apa yang menjadi kebutuhan mereka. Memang kita memperjuangkannya secara kelembagaan, tapi yang paling pokok bagi kita itu mendengar suara masyarakat, karena yang kita perjuangkan di lembaga legislatif itu bukan suara kita sendiri, tapi suara konstituen kita,” ujar Stella.
“Oleh karena itu, apa yang disampaikan warga Buyungon hari ini, tentunya akan menjadi masukan yang begitu penting bagi DPRD, dan nantinya akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran untuk dibawa ke eksekutif, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam menyusun program dan kebijakan pemerintah kedepan,” tuturnya.
Dalam dialog bersama warga, Stella menerima sejumlah aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat Buyungon, diantaranya:
- Penambahan pembuatan talud di sungai Ranoyapo yang berada di Kelurahan Buyungon.
- Bantuan untuk bedah rumah warga.
- Bantuan beasiswa untuk anak-anak kurang mampu dan berprestasi.
- Pengadaan lampu jalan.
- Bantuan pertanian seperti bibit jagung, cabai dan alat-alat pertanian seperti traktor.
- Bantuan pemasangan CCTV guna mencegah dan mengatasi kriminalitas di masyarakat.
- Bantuan peternakan ayam petelur
- Bantuan bagi UMKM masyarakat seperti peralatan masak.
- Pembenahan dan pemeliharaan jalan Tabe-kilometer 3 (tempat wisata batu dinding).
- Perbaikan jalan uwuran, kilo 3 sampai ranoketang hingga lobu yang rusak parah.
(Vil)

Tinggalkan Balasan